Home Soal Jawab Fiqih BERAPA RUPIAH NISHAB ZAKAT UANG PADA BULAN RAMADHAN 1447 H INI?

BERAPA RUPIAH NISHAB ZAKAT UANG PADA BULAN RAMADHAN 1447 H INI?

7
Oleh: KH. M. Shiddiq Al-Jawi | Pakar Fiqih Kontemporer
Tanya :

Berapa rupiah nishab zakat mal pada bulan Ramadhan tahun ini (1447 H / 2026 M)?

Jawab :

Nishab zakat mal (uang) adalah 20 dinar atau 200 dirham. (Abdul Qadim Zallum, Al-Amwal fi Daulat Al-Khilafah).

Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW :

فَإِذَا كَانَتْ لَكَ مِائَتَا دِرْهَمٍ وَحَالَ عَلَيْهَا الْحَوْلُ فَفِيهَا خَمْسَةُ دَرَاهِمَ ، وَلَيْسَ عَلَيْكَ شَىْءٌ حَتَّى يَكُونَ لَكَ عِشْرُونَ دِينَارًا ، فَإِذَا كَانَتْ لَكَ وَحَالَ عَلَيْهَا الْحَوْلُ فَفِيهَا نِصْفُ دِينَارٍ ، فَمَا زَادَ فَبِحِسَابِ ذَلِكَ

“Jika engkau memiliki perak 200 dirham dan telah mencapai haul (satu tahun), maka darinya wajib zakat 5 dirham. Dan untuk emas, Anda tidak wajib menzakatinya kecuali telah mencapai 20 dinar, maka darinya wajib zakat setengah dinar, lalu dalam setiap kelebihannya wajib dizakati sesuai perhitungan itu.” (HR. Abu Dawud).

Di antara kedua nishab tersebut, yaitu nishab dinar atau nishab dirham, nishab yang digunakan untuk zakat uang adalah aqallu al-nishabaini atau nilai yang paling rendah dari kedua nishab tersebut. Demikian menurut Syekh Abdul Qadim Zallum dan Syekh Atha Abu Al-Rasytah dalam nasyrah Soal Jawab mereka masing-masing.

Pendapat ini adalah pendapat paling unggul (rajih) dari tiga pendapat yang ada dalam masalah ini, sebagaimana pentarjihan Syekh Manshur Al-Ghufaili dalam kitabnya Nawazil Al-Zakat.

Pada galibnya, nishab yang lebih rendah dari nishab emas atau nishab perak, adalah nishab perak, maka nishab perak inilah yang menjadi nishab standar untuk zakat uang (al-nuqud) saat ini.

Harga perak per gram pada hari ini Kamis 5 Maret 2026 adalah :
Rp 45.692.00
(https://harga-emas.org/perak)

Maka nishab perak yang besarnya 200 dirham (595 gram) dalam rupiah adalah = Rp 45.692 x 595 gram = Rp 27.186.740 (dibulatkan Rp 27 juta), atau terbilang dua puluh tujuh juta rupiah.

Maka dari itu, barangsiapa muslim yang mempunyai kelebihan uang sebesar minimal Rp 27 juta, atau lebih daripada itu, dan uang yang senilai nishab itu, sudah mengendap selama 12 bulan (satu haul), wajib dia mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5% dari nilai saldo terakhir.

Misalnya, si Ahmad mempunyai tabungan Rp 100 juta saldo terakhir, dan jatuh tempo atau haul-nya adalah bulan Syawal 1447 H, maka zakat malnya adalah 2,5% kali Rp 100 juta, sama dengan Rp 2,5 juta rupiah.

Perhatikan bahwa boleh hukumnya menurut syara’ menyegerakan pembayaran zakat sebelum jatuh temponya (haul), seperti contoh kasus di atas. Jatuh tempo yang seharusnya misalnya 1 Syawal 1447 H, tetapi zakatnya dibayarkan bulan Ramadhan 1447 H. Ini dibolehkan bahkan lebih afdhal mengingat keistimewaan bulan Ramadhan.

Demikianlah. Wallahu a’lam.

Makkah Al-Mukarromah, Kamis 5 Maret 2026

Muhammad Shiddiq Al-Jawi